Senin, 06 Pebruari 2012  - 9 User Online  




Majalah Komunikasi FIC
Blog milik Der Wahyu
YPL Jakarta
Blog milik Der Wahyu
Yayasan Pangudi Luhur Pusat
Bruder Muda FIC


22.08.2007 02:24:59 1059x dibaca
HIDUP ITU PEWARTAAN
Oleh Y.Wahyu B

Lima puluh tahun hidup sebagai bruder FIC sungguh merupakan peristiwa yang tak dapat saya lewatkan begitu saja. Ini suatu rahmat Tuhan. Dalam menjalani panggilan sampai sekarang ini saya tidak sendiri. Pendukung saya banyak. Mereka itulah yang mendukung membimbing dan mengarahkan perjalanan hidup saya., kata Br. Aretas Sukatja. Hal itu dikatakan karena beliau sadar sebagai pribadi yang serba terbatas dan sederhana. Sebuah pengalaman lama rupanya berkesan mendalam. Waktu itu Br. Aretas menggantikan tugas seorang bruder Belanda yang sangat di kagumi umat, pandai, dan mampu memberi bantuan kepada umat. Sementara beliau bekas murid bruder tersebut yang merasa tak memiliki apa-apa. Untunglah umat menerima saya apa adanya. Saya sangat bersyukur atas hal itu, ujar bruder yang dilahirkan di Blitar, Jawa Timur 22 Agustus 1936 ini.

Bagi putra nomor dua dari Bapak Tarsisius D. Purwasiswa dan Ibu Agnes Sadinem ini, prinsip yang selalu dihidupi adalah berjalan bersama baik dengan para guru/karyawan maupun sesama bruder. Prinsip ini dicobanya untuk dipegang teguh dan dihayati sebagai suatu proses dalam menanggapi berbagai tanggung jawab dan dalam melayani umat yang dipercayakan kepadanya. Beliau mengaku banyak belajar dari guru/karyawan siswa dan umat di tempat nya berkarya.Saya menaladan semangat mereka dalam hal memberi dan membagi, tambah bruder yang sebagian besar tugasnya berada di sekolah baik sebagai guru maupun kepala sekolah ini.

Sejak berprasetia pertama tanggal 2 Juli 1957 Br. Aretas berkarya di sekolah. Beliau pernah bertugas di Semarang, Boro, Muntilan, Wedi, Klaten, Salatiga dan terakhir di Giriwoyo.Meski telah memasuki masa pensiun beliau masih tetap bersemangat untuk bertugas di sekolah. Sejak tahun 2006 Br. Aretas tinggal di Wisma Bernardus, Semarang, sebuah rumah baru yang diperuntukkan bagi bruder-bruder yang lanjut usia. Bagi bruder yang memiliki hobi menyanyi dan jalan-jalan pagi ini, tetap setia dalam prasetia seumur hidup memang tidak ringan. Itulah jalan salib yang harus saya lewati. Pokoknya segala kesulitan dan penderitaan harus saya jalani karena saya ingin setia. Katanya. Oleh karena itu beliau mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Kongregasi FIC., para bruder dan Bruder Provinsial yang telah menerima dirinya. . Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberi bimbingan dan dukungan sehingga beliau bisa menjadi anggota kongregasi FIC sampai sekarang. Bagi beliau para bruder dan Bruder Provinsial adalah teman seperjalanan yang mendukung perkembangan dirinya.

Apa yang membuat bruder sampai usia 71 tahun masih tetap energik? Hidup tu pewartaan yang dibarengi kegembiraan sehingga merupakan obat segala penyakit , katanya mantap. Beliau juga menyampaikan bahwa kesanggupan kita saat mengucapkan janji di depan altar tetap diperbaharui setiap saat agar janji yang diucapkan dengan lantang itu tidak semakin lirih sehingga akhirnya luntur.

Menyinggung tentang jumlah bruder di Provinsi Indonesia, Br. Aretas mengungkapkan agar tetap gencar dalam menjaring calon bruder. Akan tetapi kita juga tidak lupa mendoakan para bruder yang sudah bergabung bersama kita agar tetap setia sampai tua setia sampai kubur, katanya.




1 KOMENTAR
10.09.2007 05:06:05
Terharu saya membaca berita di forum ini, terutama kepada Bruder Aretas. Beliau adalah guru saya yang sangat menjadi bagian hidup saya ketika di SMPPL Boro. Semoga Bruder masih ingat saya dan saya ingin sekali bertemu, bisakah ?
SAIDI  

NAMA
EMAIL
*tidak ditampilkan
HOMEPAGE
KOMENTAR
KODE VERIFIKASI kode
 
BruderFIC.or.id © 2002-2008   
http://bruderfic.or.id/   ^:^ : 3 ms