Senin, 06 Pebruari 2012  - 8 User Online  




Majalah Komunikasi FIC
Blog milik Der Wahyu
YPL Jakarta
Blog milik Der Wahyu
Yayasan Pangudi Luhur Pusat
Bruder Muda FIC


KOMUNITAS FIC- HAJI NAWI JAKARTA

Sebelum tahun 1960, Br. Antherus sudah mencari kesempatan untuk mendirikan rumah di Ibu Kota. Di situ, tepatnya di Taman Cut Mutia No 10, dahulu taman KAWALI, Kantor Wali Gereja Indonesia,yang melayani semua instansi dalam hal impor barang misi, yang lebih dari sepuluh tahun sebagian tanpa bea inpor, misalnya dalam hal pembelian mobil,motor dll melalui perusahaan impor yang justru banyak berkedudukan di Jakarta, dalam hal imigrasi dan naturalisasi, serta transaksi keuangan yang lebih penting, dalam hal dokumen perjalanan dan visa. Di situ juga ada kantor-kantor pemerintah, tempat mencari tanda tangan dan cap tanda persetujaun terakhir untuk subsidi, pengangkatan dan kenaikan pangkat dst.
Maka alasan lebih dari cukup untuk mengambil langkah yang telah diambil beberapa kongregasi untuk mendirikan cabang di Jakarta. Tetapi Dewan Misi tidak mau mendirikaan rumah yang hanya didiami oleh 1 atau 2 bruder, mereka ingin menerima satu proyek atau karya kerasulan, sehingga ada kemungkinan membentuk komunitas yang lebih dari dua orang.

Br. Humbertus, selaku Superior Misi mengadakan kontak dengan Ibu Kota dimana Mgr.Jaya Seputra SJ menjadi Vikaris Apostolik sejak 18 Februari 1953. Hasil kontak pertama dengan Keuskupan Agung Jakarta  tidak persis seperti yang dimaksud Dewan Misi. Sesungguhnya Dewan Misi ingin menyerahkan beberap bruder demi kepentingan orang kecil yang lemah yang jumlahnya begitu banyak di Jakarta. Namun Keuskupan berpendapat lain. Keuskupan berpendapat bahwa kehadiran Gereja diantara golongan yang lebih terkemuka perlu mendapat prioritas sekarang agar jangan nantinya terlambat. Di sebelah selatan Metropolitan berkembang kota satelit Kebayoran Baru, dan di situlah sekolah sekolah katolik sangat dibutuhkan. Permohonan FIC datang tepat pada waktunya. Sekolah-sekolah di Kebayoran Baru akan menjadi sekolah untuk golongan yang sedikit berbeda, bahkan yang lebih berada. Maka tidak seperti yang direncanakan . Alhasil SMA dan SMP di Kebayoran, tanah sudah dibeli dan diterima oleh FIC. Ada dua tenaga ahli tersedia yang tidak mengajar lagi sejak tahun 1961, karena belum menjadi WNI. Kebetulan mereka berdua tinggal di Ambarawa yaitu Br. Honoratus Knaapen dan Br. Pancratio Schellinger.

Sebagai tanggal berdirinya  cabang baru tercatat 24 Juni 1965, asal diketahui saja bahwa sama sekali tidak ada rumah yang dibuka. Kedua perintis diperbolahkan  menginap di Bruderan CSA, Jl Medan Merdeka Timur, di pusat ibu kota. Bruderan CSA di Medan merdeka Timur berfungsi sebagai hotel, dimana Uskup, Imam dan Bruder dari segala pelosok tanah air saling bertemu, kalau mereka singgah di Jakarta. Kedua bruder FIC diterima dengan ramah tamah sehingga mereka cepat kerasan. Ikatan persaudaraan antara FIC dan CSA bertambah erat.

Di Jalan Brawijaya IV Kebayoran Baru 14 km dari Merdeka Timur sedang dibangun gedung sekolah menurut syarat yang ditentukan oleh pemerintah DKI Jakarta, maka lebih mewah dari rencana pertama. Meskipun belun 100% selesai dibangun, pada tanggal 2 Agustus 1965 SMP maupun SMA dimulai di gedung Brawijaya IV. SMP mulai dengan 150 murid, dan SMA dengan 112 murid. Tanggal 3 Mei 1966, Br. Honoratus dan Br. Pancratio pindah rumah. Mereka menempati beberapa ruang  kelas yang belum  di pakai di Brawijaya IV.

Pada tahun 1967 di beli sebuah rumah di Kebayoran . Rumah yang terletak di jalan  Pela ternyata cukup besar untuk komunitas yang pada waktu itu terdiri dari Br. Honoratus, Br. Pancratio dan Br. Albertus. Bahkan pada tahun 1968 komunitas Pela diperkuat lagi yaitu Br. Urbanus dan Br. Mercurius. Tetapi rumah masih cukup besar untuk menampung mereka.

Pada tahun 1962 membeli tanah juga di daerah Cipete untuk mendirikan SMP dan pada tahun 1969  gedung SMP Pangudi Luhur selesai dibangun, dan pada saat sekarang SMP PL pindah di jalan Haji Nawi, kemudian pada tahun 1972 SD PL juga didirikan. Pada tahun 1974 di mulai pembangunan bruderan baru di tanah yang sama, dan pada tahun 1976 komunitas Jakarta menempati rumah barunya di Jalan Haji Nawi No 21.

Beberapa bruder yang sekarang  tinggal di Haji Nawi antara lain, Br. Michael Pudyartana, Br. Agustinus Giwal Santoso, Br. Bosco Purwanto, Br. Greg.Bambang Nugroho, Br. Stephanus Ngadenan, Br. Gregrorius Suhadi, Br. F. Mujiono dan Br. Boromeus Haryono. 




1 KOMENTAR
28.03.2011 13:52:16
data bruder tinggal sudah berubah!

Sekarang yang tinggal adalah Br. Mickhaelm Br. Purwanto, Br Giwal, Br Bambang, Br Stefanus, Br Hadi dan Br Haryono

PURWANTO  

NAMA
EMAIL
*tidak ditampilkan
HOMEPAGE
KOMENTAR
KODE VERIFIKASI kode
 
BruderFIC.or.id © 2002-2008   
http://bruderfic.or.id/   ^:^ : 2 ms