
Komunitas Bruderan FIC Candi berdiri pada tahun 1958. Pendirian komunitas ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah pendirian komunitas Randusari. Bruder FIC berada di kota Semarang sejak tahun 1934. Pada waktu itu masyarakat Katolik di Semarang menginginkan adanya sekolah MULO yang baik. Pada tanggal 22 April 1924 usulan pendirian MULO di Semarang diterima oleh Dewan Umum, dengan konsekuensi keuangan dan kesanggupan menyumbang tenaga yang dibutuhkan. Bulan Juli 1934 Br. Gonsalvus memeriksa perumahan tua yang tersedia. Beliau tidak berminat karena bangunan tersebut terletak di Randusari,sudah tua, gelap dan lembab. Pada 26 Juli 1934 komunitas Bruderan FIC Randusari dibuka dengan Overste Br. Henricus. Bersama dengan Bruder Overste, Br. Bonifacius dan Br. Marsellianus mereka mendirikan MULO di Randusari.
Berhubung komunitas Randusari sudah penuh sesak maka Dewan Misi mencari tempat baru untuk tanah asrama dan Bruderan. Akhirnya Br. Antherus (almarhum) mencari tanah di Candi Kaliwiru. Di daerah Candi Br. Antherus mendapatkan tanah seluas + 3 ha. Pada tahun 1955 pembangunan asrama SGA Don Bosco dimulai oleh Kapten Brugman, sesudah beliau menyelesaikan pembangunan SMP dan Bruderan Klaten.
Pada tanggal 4 Agustus 1958 Bruderan FIC Candi secara diresmikan dengan pelindung "St. Yosef". Bruder Overste pertama adalah Br. Humbertus Willemsen, beliau sekaligus memimpin asrama SGA. Selanjutnya, pada tanggal 23 Juni 1959, Mgr. Soegijapranata memberkati gedung SGA dan asrama Don Bosco. Pada saat peresmian gedung asrama, asrama Don Bosco dihuni oleh 180 anak dan 12 Yuvenis yang dipimpin oleh Br. Alcuino. Untuk memperlancar kegiatan SGA pada tahun 1961 dibangun SD latihan yang bertempat di samping SGA. Sayang sekali pada tahun 1962 jumlah anak asrama mengalami penurunan
Lalu ada pemikiran membuka SMP Dominico Savio II di komplek SGA Don Bosco. Perkembangan selanjutnya SMP Dominico Savio II ditutup dan digabungkan dengan SMP Dominico Savio di Randusari. Sedangkan SGA Don Bosco berubah menjadi SPG Don Bosco. Oleh karena karena pemerintah Indonesia membubarkan SPG, maka SPG Don Bosko diubah menjadi SMU Don Bosco. Pada tahun 1979 Provinsialat FIC bergabung dengan Bruderan Candi, yang sebelumnya Provinsialat FIC berada di Jln Imam Bonjol 172 Semarang . Dalam perkembangan selanjutnya Komunitas Candi yang menjadi satu kompleks dengan SMU Don Bosko ini lebih di kenal dengan sebutan Komunitas FIC Don Bosco Semarang.
Beberapa Bruder yang saat sekarang tinggal di Komunitas Don Bosko adalah, Br. Ignatius Ngadiso, Br. Anton Sumardi, Br. Frans Djiya Atmadja, Br. Agus Sekti, Br. Martinus Samina, Br. Antonius Iswanto dan Rm. Servasius Samuel (Praja Keuskupan Pangkal Pinang)