Senin, 06 Pebruari 2012  - 7 User Online  




Majalah Komunikasi FIC
Blog milik Der Wahyu
YPL Jakarta
Blog milik Der Wahyu
Yayasan Pangudi Luhur Pusat
Bruder Muda FIC


04.09.2007 11:17:53 1748x dibaca
PENGALAMAN RETRET PERDANA
Oleh Br. Andreas Djoko

 Hidup berkomunitas

 itulah tema retret tahunan 2007. Retret ini bagi saya adalah retret perdana. Retret memang pernah saya alami yakni bersama sesama calon, saat pendidikan.

Dalam retret ini saya adalah anggota termuda baik dari segi umur ataupun dari segi hidup menjadi bruder. Retret ini merupakan tantangan bagi saya untuk dapat bergaul dengan bruder yang senior dan medior. Perasaan saya pada hari pertama kedua dan ketiga adalah merasa minder sehingga saya merasa ragu-ragu untuk berbicara atau sharing. Jadi selama tiga hari itu saya mencoba untuk mengikuti alur retret itu. Retret ini dipimpin oleh Bruder Anton Karyadi, Bruder Anton Sumardi, Bruder Anjar Tri Hartono.

Selama retret berlangsung, terutama dalam saat-saat pribadi saya mencoba bertanya dalam diri apa yang sudah saya dapatkan dalam retret ini dan ini tentunya dalam permenungan saya. Dalam permenungan secara tidak sadar saya dapat mengucapkan syukur dan terima kasih. Dalam retret ini banyak nilai yang berharga yang telah saya dapatkan yaitu berkaitan dengan Inspirasi Hidup Berkomunitas.

Dalam diri saya terasa gerakan Roh yang mendorong saya untuk berani mencoba hal yang baik demi perkembangan hidup berkomunitas, misalnya melalui sharing komunitas. Saya di ajak untuk berani berbicara, sedikit demi sedikit mengenal sifat dan karakter sesama bruder, belajar mendengarkan dan belajar bergaul dengan yang lebih senior dan medior. Dan masih banyak lagi yang tidak dapat terkatakan.

Khususnya pada hari ke tujuh saya merenungkan tentang Pengampunan dan sore hari ditutup dengan penerimaan sakramen Tobat 'Rekonsiliasi'. Pengampuan itu mudah dikatakan tetapi sulit dilaksanakan. Dalam sharing kelompok ada bebera hal yang menyebabkan pengampuan tidak terjadi. Pihak yang diampuni sering mengulang perbuatan yang melukai ataupun mengulang kembali sejarah yang sudah ditutup. Selain itu kurang ada usaha untuk membangun sikap mau mengampuni dari pihak yang terluka. Luka ini dapat diringankan dengan doa pribadi dengan menyebut nama bruder tersebut. Pengampuan itu memang sulit dan memerlukan perjuangan yang harus disertai dengan doa.

Kesan saya tentang retret ini adalah bahwa retret ini sungguh hidup karena ada sharing dari peserta sehingga pembimbing tidak bicara terus. Dalam kesempatan retret ini baik bruder yang muda dan yang tua diberi kesempatan untuk berbicara secara jujur.

Di akhir sharing ini saya akan menutup dengan kutipan Yohanes 15:12) Inilah Perintahku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti aku mengasihi kamu.

Bro Andreas , Komunitas Tanjung - Kalimantan Barat.




4 KOMENTAR
04.09.2007 11:37:31
proficiat der, semoga makin tekun dan setia dalam panggilan.
ANTO  
26.09.2007 15:05:25
Ya syukurlah bruder punya pengalaman seperti itu. I wish U all the best
KUNCORO - GHANA  
30.09.2007 13:00:24
selamat ya... para bruder yang belum mengikuti berkesempatan pada gelombang ke III bulan Desember.
T. TRINUGROHO  http://www.smkplleonardo.pangudiluhur.org
14.10.2007 12:00:57
Proficiat atas retret perdana yg tlah dialami, smoga dari hari kehari smakin terpupuk smangat persaudaraan dan cinta panggilan dlm diri, sperti yg tlah dijalani sebagai suatu komitmen diri atas konsekuensi yg telah dipilih. Selamat membangun persaudaraan sejati n jangnlah takut utk bertolak k tempat yg lebih dalam, tunjukan eksistensimu bhw km sungguh ada utk dpt berguna.
FRANCESCO  

NAMA
EMAIL
*tidak ditampilkan
HOMEPAGE
KOMENTAR
KODE VERIFIKASI kode
 
BruderFIC.or.id © 2002-2008   
http://bruderfic.or.id/   ^:^ : 4 ms