Senin, 06 Pebruari 2012  - 11 User Online  




Majalah Komunikasi FIC
Blog milik Der Wahyu
YPL Jakarta
Blog milik Der Wahyu
Yayasan Pangudi Luhur Pusat
Bruder Muda FIC


14.06.2009 23:35:25 1443x dibaca
HARI PANGGILAN
Oleh sekretariat FIC

Dalam mengisi dan memaknai hari panggilan, pada bulan Mei 2009 yang lalu para bruder banyak terlibat dalam kegiatan bersama dengan para religius dari tarekat lain. Kegiatan ini juga sebagai ajang promosi panggilan.

1.Yogyakarta

Promosi panggilan di Paroki Kidul Loji tahun 2009 ini diselenggarakan dengan lebih meriah. Rangkaian acara Hari Panggilan dimulai sejak tanggal 2 Mei 2009 sore dengan misa konselebrasi para romo yang berasal dari Paroki Kidul Loji. Dengan konselebran utama Romo Vikep Yogyakarta Rm. Bernardinus Saryanto Wiryaputra Pr. Setelah Perayaan Ekaristi, Romo Vikep membuka Expo Panggilan dengan pemotongan pita ruangan expo. Ada 13 kongregasi yang berpartisipasi membuka stan panggilan, termasuk diantaranya Stan Bruder FIC, yang diwakili oleh para Bruder Komunitas Yogyakarta. Mereka berusaha memperkenalkan kepada para pengunjung yang bertanya tentang Kongregasi FIC.

Sebagai puncak acara pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2009 pk. 08.00 diadakan Perayaan Ekaristi Syukur yang dipimpin oleh dua romo yaitu Rm. Vincentius Suparman Pr sebagai pastor paroki, dan Rm. Johanes Yuliwan Maslim SCJ. Dalam Perayaan Ekaristi diundang juga para biawaran-biarawati dari 18 tarekat dan ordo. Mereka tampak bersemangat karena membawa kongregasinya untuk diperkenalkan kepada umat. Umat menyaksikan sekitar 50 orang biarawan-biarawati dengan berwana-warni pakaiannya. Para biarawan-biarawati ini duduk di samping kanan dan kiri altar sehingga para umat semua dapat melihat secara langsung dari awal perarakan memasuki gereja hingga perarakan akhir Perayaan Ekaristi.

Sesudah puncak Perayaan Ekaristi syukur selesai acara dilanjutkan dengan Talk Show dan hiburan-hiburan yang dipersembahkan dari sekolah-sekolah katolik yang ada di sekitar paroki Kidul Loji. Banyak kaum muda, remaja dan PIA yang memadati ruang Expo sekaligus tempat untuk Talk Show. Sambutan dari acara ini sangat baik terutama orang muda katolik juga ikut berpartisipasi menampilkan kebolehannya. Pada penyelenggaraan acara hari panggilan tahun ini para bruder dari Komunitas Kidul Loji masuk dalam kepanitiaan inti yang telah dibentuk sejak bulan April 2009.

2. Jakarta

“Panggilan Hidup Bakti di Indonesia,” adalah tema lokakarya yang diselenggarakan oleh Komisi Seminari KWI. Lokakarya yang bersifat nasional ini diadakan di Wisma Samadi Klender, tanggal 11-14 Mei 2009. Acara dibuka dengan Misa Konselebran dengan selebran utama Mgr. Hilarius Moa Nurak SVD.
Dalam pengantarnya Mgr. Hilarius mengatakan acara ini diadakan karena beliau melihat realita keadaan panggilan hidup bakti di Indonesia menurun. Dia menceritakan bahwa panggilan di Korea sangat bagus. Meskipun di Korea sebagai negara yang sudah maju dan ada program keluarga berencana namun panggilan hidup bakti masih cukup subur. Ada apa di Indonesia panggilan hidup bakti dirasakan makin menurun? Ini perlu kita jawab bersama.
Lokakarya ini dihadiri oleh 45 peserta dari sekitar 25 tarekat hidup bakti yang terdiri dari para suster, bruder, imam. Br. Christianus Eko Wahyudi dan Br. Tomas Tefa hadir mewakili para Bruder FIC.

Dalam kesempatan ini Br. Eko diberi kesempatan khusus untuk mensharingkan panggilannya sebagai bruder. Dalam sharing itu ada pertanyaan apakah promosi panggilan yang sering kita adakan masih menarik orang muda Katolik. Ia juga dimintai saran berdasar pengalamannya untuk promosi panggilan yang menarik kaum muda. Atas pertanyaan tersebut Br. Eko mensharingkan pengalaman promosi panggilan di Dekanat Bekasi. Metode promosi yang dipakai adalah seperti olah raga bersama antara para religius dengan orang muda terutama mudika, pembina iman remaja, putra altar. Kecuali itu ada outbound panggilan, liburan berkesan. Rupanya sharing Br. Eko ini menjadi bahan inspirasi menarik dalam pembicaraan diskusi kelompok.

Dalam Lokakarya ini juga diundang beberapa nara sumber, seperti Bapak Wiryawan yang menyajikan “Promosi Panggilan Pandangan Marketing”. Ibu Fransisca Erny Seda, Ph.D., Dosen Universitas Indonesia, menyampaikan hasil survei dan pandangan sosiologis panggilan hidup bakti di Indonesia. Rm. Hendra Suteja SJ, berbicara tentang menumbuhkan panggilan di Indonesia dilihat dari sisi spiritualitas.
Dalam lokakarya 3 hari ini peserta membuat kesepakatan: Melakukan pertobatan (metanoia) terus-menerus, demi kesaksian hidup religius kita; Meningkatkan kerja sama dan keterbukaan dalam melaksanakan pelayanan panggilan di keuskupan masing-masing; Melaksanakan gerak bersama untuk pelayanan/ promosi panggilan di tingkat tarekat religius atau wilayah dan keuskupan; Membuat milis, dan memanfaatkan media presbyterium sebagai sarana komunikasi; Setiap seminari, keuskupan, dan tarekat menyiapkan VCD/DVD singkat tentang visi, misi dan karya sebagai sarana promosi penggilan bersama; Mensosialisasikan hasil-hasil pertemuan lokakarya panggilan di keuskupan dan tarekat masing-masing; Pertemuan mendatang diadakan di Malang, tanggal 30 April s.d. 3 Mei 2010.
Dalam refleksinya Br. Eko berkesimpulan, kita dipanggil tidak hanya untuk berkembangnya FIC saja melainkan juga untuk Gereja secara keseluruhan.


3. Giriwoyo

Keberadaan Gua Maria Sendang Ratu Kenya, dari sekian banyak gua Maria yang berada di wilayah Keuskupan Agung Semarang, tahun ini memasuki usia yang ke 50 tahun. Para Bruder khususnya Komunitas Giriwoyo: Br. Budi Suyanto, Br. Agung Marwilistyo, dan Br. Ignatius Wakidi juga turut serta dalam kepanitiaan peringatan 50 tahun Gua Maria Sendang Ratu Kenya yang letaknya dekat dengan Bruderan FIC tersebut.
Banyak aneka macam kegiatan diselenggarakan. Pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2009 pagi hingga siang hari diadakan aksi donor darah dan pengenalan antar tarekat dalam bentuk stan panggilan yang diperuntukkan bagi para siswa SD, SMP, SMA dan masyarakat sekitar. Stan ini diselenggarakan di Kompleks SMA Pangudi Luhur Giriwoyo. Kemudian pada sore harinya diadakan live in bagi para biarawan/wati. Mereka disebar untuk tinggal dalam keluarga di lingkungan-lingkungan wilayah Paroki Danan. Beberapa bruder dari Komunitas Solo, Klaten,Wedi, Salatiga, Ambarawa dan Semarang juga terlibat dalam kegiatan live in tersebut. Kegiatan mereka adalah mengadakan sarasehan dan pengenalan tarekat kepada umat yang dijadikan tempat untuk live in.

Puncak perayaan 50 tahun Gua Maria pada hari Minggu, 24 Mei 2009. Hari itu diadakan perayaan ekaristi syukur diawali dengan perarakan Patung Bunda Maria dari Gereja Paroki Danan menuju Komplek Gua Maria Sendang Ratu Kenya. Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Mgr. Ignatius Suharyo. Kehadiran Gua Maria Sendang Ratu Kenya ini memberikan gambaran bahwa betapa kuatnya devosi kepada Bunda Maria yang juga pelindung kongregasi para Bruder FIC.




4 KOMENTAR
17.06.2009 13:06:35
selamat, der. teruslah berkarya bersama-NYa. lanjutkan.
SUTARJO  
28.10.2009 21:22:49
Teruskan semangatmu, der. Tuhan selalu mendampingi untuk usaha-usaha di ladang-Nya.
AAN  
01.12.2009 23:31:06
Panggilan hidup berkeluarga maupun hidup bakti sama baiknya asal diterima dengan tulus hati
SURYONO  http://blog.um.ac.id
24.05.2011 09:22:08
ok nice!
thanks for share :)

MARVINE  http://science.uii.ac.id/

NAMA
EMAIL
*tidak ditampilkan
HOMEPAGE
KOMENTAR
KODE VERIFIKASI kode
 
BruderFIC.or.id © 2002-2008   
http://bruderfic.or.id/   ^:^ : 26 ms