Oleh Br. Antonius Parjono, FIC
Hari Rabu ini, komunitas Arnold Janssen Klooster, tidak ada misa komunitas pagi hari. Misa komunitas akan dilaksanakan pada sore hari. Mulai pagi hari para peserta OASIS utusan propinsi Indonesia, sudah disibukkan dengan berbagai kegiatan. Hari ini utusan dari Indonesia mendapat tugas doa harian, mulai dari doa pagi bersama,doa makan, hingga mempersiapkan perayaan Ekaristi. Tadi malam peserta dari Indonesia sudah berkoordinasi membagi tugas memimpin doa dan Perayaan Ekaristi, termasuk juga latihan memainkan beberapa alat musik yang disediakan panitia untuk mengiringi lagu-lagu Perayaan Ekaristi.
Setelah makan pagi, para peserta melanjutkan tugas, yaitu sharing life stories, dalam kelompok masing-masing. Setelah masing-masing anggota kelompok selesai dengan sharing life storisnya, kemudian dilanjutkan dengan mensharingkan dan menemukan tiga kata kunci dari pohon kehidupan yang telah ditemukannya. Tiga kata kunci dari akar, tiga kata kunci dari batang, dan tiga kata kunci dari buahnya. Kata-kata kunci itu yang merupakan gambaran / simbol dari masing-masing peserta. Dari ketiga kata kunci tiap-tiapbagian yang ditemukan masih diminta kembali untuk merefleksikan dalam doa, sehingga ditemukan satu kata kunci dari masing-masing bagian, yang sungguh menjadi bagian yang dihidupi oleh para peserta. Setelah menemukan kata-kata kunci yang mendasar, kemudia para peserta diajak untuk merenungkan dan mendoakan setiap bruder dalam kelompok.
Pada sesi berikutnya, setelah para peserta mendoakan sesama bruder dengan kata-kata kuncinya, peserta diajak untuk memberikan peneguhan kepada sesama peserta dalam kelompok. Pembimbing memberikan pengarahan kepada para peserta untuk berdiskusi dan mempersiapkan presentasi, pada pleno sesi berikutnya. Peserta dalam kelompok juga diajak untuk menentukan lagu yang dapat menggambarkan keadaan kelompok tersebut, yang akan dinyanyikan pada akhir presentasi pleno.
Pada sore hari, peserta dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dalam pleno. Semua peserta terlibat aktif dalam pleno tersebut. Banyak peneguhan, dukungan, support, semangat, yang diberikan sesama peserta dalam pleno tersebut, sehingga semakin memberikan kekuatan sebagai Bruder FIC, meskipun dengan latar belakang propinsi yang berbeda.
Semua harapan, dukungan, peneguhan, semangat, yang ditemukan dipersembahkan kepada Tuhan, melalui Perayaan Ekaristi, sekaligus sebagai penutup kegiatan bersama pada hari ini.