KOMUNITAS ST. VINCENTIUS A PAULO RANDUSARI
Para bruder FIC mulai hadir dan berkarya di Indonesia, pada tahun 1920. Komunitas pertama di Yogyakarta, 20 September 1920. Komunitas kedua di Muntilan pada akhir Desember 1921, Komunitas ketiga di Surakarta pada tahun 1926, Komunitas keempat di Ambarawa pada tahun 1928 dan Komunitas kelima di Semarang pada tahun 1934.
Dalam tahun 1920, Gereja Katolik di Semarang mulai berkembang, Lapangan randusar dan perumahan di sekitarnya dibeli pada tahun 1927, dengan rencana untuk membangun gedung gereja, pastoran dan asrama. Pada tahun 1929, sudah ada HIS di Jomblang, dan HCS di Kebondalem. Kedua sekolah tersebut akan diserahkan kepada para bruder FIC, ketika mereka datang di Semarang.
Pada tahun 1933, Pastor Van Kalken, mengusulkan kepada Pemimpin Umum FIC, “ Mungkinkah setiap hari beberapa bruder naik mobil dari Ambarawa ke Semarang, untuk mendidik anak-anak Katolik di Semarang?” Dalam bulan Maret tahun 1934, Pastor Van Kalken mengadakan rapat, persiapan untuk membuka MULO ( SMP) bersama dengan Superior Misi, Pengurus Kanisius, Br. August dan Br. Bonifasius. Karena sebulan lagi diadakan kapitel di Maastricht, mereka berharap bahwa Dewan Umum yang baru akan mengambil suatu keputusan.
Dalam bulan April 1934, usul pembukaan komunitas FIC di Semarang, disetujui oleh Dewan Umum. Dalam bulan Juli 1934, Br. Gonsalvus memeriksa perumahan yang tersedia di dekat lapangan randusari, yaitu rumah tua yang gelap dan lembab, untuk tingga para bruder sementara. HCS akan menggunakan ruang-ruang disamping gereja( aula SMP Dominico Savio sekarang) sedangkan HIS akan menyewa rumah di Randusari. Untuk MULO Yayasan kanisius membangun 5 ruang kelas di lapangan Randusari, dan selesai dalam waktu dua setengah bulan saja.
Akhirnya pada tanggal 26 Juli 1934, komunitas Bruder FIC Randusari, berdiri, yang dipimpin oleh Br. Henrikus, dengan tiga bruder untuk HCS, 2 bruder untuk HIS, dan dua bruder lagi menyusul untuk MULO. Dan satu bruder lagi untuk urusan rumah tangga.
Dan segala sesuatu yang perlu. Sembilan orang yang akan menjadi anggota komunitas “Santo Vincentius a Paulo,” dan secara resmi dimulai pada tanggal 1 September 1935. (Donum de Sursum ) Beberapa Bruder yang pada saat ini tinggal di Komunitas Randusari adalah: Br. Frans Sugi, Br. Yoh. Wiryosumarta, Br. Nicolaus Prasaja, Br. Romualdus Suyono, Br. Anton Paryanto, Br. Theo Suwarianto, Br. Baylon Puryoko, Br. Lorentius Edi Wahyudi, Br. Widyo Rijanto, Br. Markus Sujarwo,