Senin, 06 Pebruari 2012 - 6 User Online
|
KOMUNITAS FIC BUNDA TERKANDUNG TAK BERNODA- BORO Dari Yogyaka rta jalan raya membawa lalu lintas ke arah utara, Muntilan, Magelang, Ambarawa kurang lebih sejajar dengan jalan raya tersebut. Dari utara menuju selatan mengalirlah sungai progo salah satu sungai besar di Jawa Tengah, berliuk-liuk ke laut selatan.Dan di sebelah barat sungai Progo terletaklah sebagian dari daerah Yogyakarta, bagian yang dikenal dengan nama Kulon Progo artinya daerah disebelah barat Progo.Bagian utara daerah Kulon Progo mempunyai nama distrik Kalibawang, nama yang amat berharga dalam sejarah misi di Jawa Tengah.
Sebagai langkah awal Pastur Prennthaler pernah mengemukakan pemikirannya kepada Bruder Overste August di Yogyakarta. Kemudian pada saat Pastur Prennthaler cuti ke Eropa, pada tanggal 8 September 1935 beliau singgah di De Beyart di Maastricht untuk bertemu dengan pemimpin umum kongregasi FIC Br. Christinus. Sesudah mendengar permintaan Pastur
Prennthaler, Br. Christinus menjawab bahwa dalam bulan Oktober tahun 1935 beliau akan berangkat ke Jawa untuk mengadakan visitasi dan akan singgah di Boro sebelum kembali ke Eropah. Pada bulan Maret tahun 1936 turunlah kabar positif bahwa Dewan Umum di Maastricht berjanji akan mendirikan rumah di Boro pada tahun 1938.
Pada pesta kanak-kanak suci tepatnya pada tanggal 28 Desember 1937 Pastur Teppema yang menggantikan Pastur Prennthaler meletakkan batu pertama untuk pembangunan Bruderan Bara. Pembangunan bruderan Bara mengalami suatu proses yang panjang dan melelahkan proses tawat menawar untuk memperoleh sebidang tanah yang cukup juga mengalami kesulitan.Toh akhirnya pembangunan dapat diselesaikan juga pada tanggal 28 Juli tahun 1938 komunitas resmi berdiri.. Dalam sementara waktu para “pendiri” diangkat pertama-tama overste baru. Br. August dipilih untuk menjadi overste pertama karena beliaulah yang sedikit mengerti bahasa Jawa., selain itu Br. Aloysius dan Br. Timotheus yang asli Jawa menyusul. Komunitas baru sungguh-sungguh terbentuk. Para bruder untuk pertama kalinya akan hidup dan bekerja di desa. Jauh dari lalu lintas jalan raya dan suasana Jawa seratus persen. (Denum desursum)
Beberapa karya yang ditangani oleh para bruder pada saat ini yaitu SD –SMP, Panti Asuhan Putra dan Pertenunan Santa Maria dengan berkekuatan 4 bruder ( Br. Marianus, Br. Petrus Sutimin, Br. Agus Sakiman dan Br. Ignaitus Wakidi)
5 KOMENTAR
13.02.2008 20:34:38Dari tahun 1963 s/d 1969 saya sekolah di SD PANGUDI LUHUR Ambarawa dan tinggal di asrama bruderan.
Ketika itu para brudernya adalah :
1. Br.Floribertus
2. Br.Gentilus
3. Br.Vitus
4. Br.Octavianus
5. Br.Michael
6. Br.Venantius
Apakah sekarang ini beliau-beliau masih berkarya?
Dimanakah alamat beliau tinggal?
Terimakasih.
Berkah dalem,
A. Eddy Irwanto (Didid)
A. EDDY IRWANTO
10.04.2008 02:56:19salam untuk bruder bambang yang dari baturetno , sekarang berkarya dimana? dulu masih sering lihat di blok b kalau lagi bagi komuni
BAMBANG GUNADI
08.06.2008 20:17:18Salam para bruder FIC dimanapun berada. Saya berterima kasih atas didikan yang diberikan selama dipostulat dimana saya menemukan jatidiriku yang sebenarnya.
HENRICUS JOKO ERWONO
13.06.2010 17:31:19Salam kepada para bruder FIC semua semoga Tuhan Yesus memberkati selalu
Apa kabarnya buat bruder Venantius ? (memakai kacamata dan beliau tidak tinggi badannya)
IGNATIUS SUS
14.03.2011 10:18:02Saya dan dua kakak saya pernah mendapat pendampingan dan bimingana dari para Bruder FIC Boro yaitu : Br, Petrus, Br. Gentilus, Br. Simeon, Br. Aretas. Bahkan orang tua saya pun pernah bekerja di bruderan Boro. Sungguh pengalaman yang luar biasa... Terimakasih. Tuhan memberkati usaha dan karya para Bruder FIC.Berkah Dalem. sumar
SUMAR
|