Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026 di Novisiat FIC, Jl. Kartini No. 2, Muntilan telah dilaksanakan Pertemuan Bruder Studi Tahun 2026. Acara tersebut dihadiri sekitar 30 peserta para bruder yang sedang menjalankan tugas studi mulai dari jenjang S1 sampai S3.
Di hari pertama dinamika diwarnai dengan sesi mendengarkan sharing para bruder yang telah menyelesaikan tugas studinya antara lain: Br. Pusrayan Dono (S1), Br. Andreas Andri Anggun Pah (S1), Br. Valent Pardi (S2), Br. Hans Gendut (S2), Br. Gregorius Suhadi (S3).
Melalui dinamika sharing tersebut, para bruder berbagi pengalaman, trik, dan pergumulan ketika menyelesaikan perutusan studinya hingga selesai. Banyak hal yang dapat diambil dari setiap hikmah yang dibagikan dan menjadi inspirasi bagi para bruder yang tengah berjuang di masa-masa studi yang masih dijalani. Pertemuan ini juga merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi Bruder Studi, dengan tujuan mempererat persaudaraan, menjadi ruang saling belajar melalui pengalaman studi, serta meneguhkan semangat dan komitmen dalam mempersiapkan diri bagi perutusan Kongregasi.
Di hari yang ke dua, secara khusus diadakan sesi pendalaman bersama Rm. Petrus Sunu Hardiyanto, SJ dengan tema "Mengaktualisasikan Identitas FIC sesuai dengan Perkembangan Zaman lewat Bidang Karya Kerasulan sebagai Bruder Studi.”
Banyak hal dibagikan oleh Rm. Sunu di acara tersebut. Para bruder diajak untuk menyadari bahwa tugas studi merupakan sarana untuk semakin mengembangkan diri dan siap diutus di karya kongregasi yang lebih luas. Dalam kesempatan berbaginya, Rm. Sunu juga mensharingkan pengalamannya dalam menjalankan tugas studinya di masa lalu di berbagai tempat. Beliau memberikan inspirasi bahwa “ketaatan adalah puncak dari kemerdekaan” (dalam hal menerima tugas perutusan studi).
Acara Temu Bruder Studi 2026 diakhiri dengan peneguhan dari Bruder Provinsial Br. Agustinus Giwal Santoso, FIC. Dalam peneguhannya Bruder Provinsial mengapresiasi kesiapsediaan para bruder dalam menjalankan tugas studi yang diberikan kongregasi. Melalui tema yang diangkat pada Temu Bruder Studi 2026 ini, diharapkan kita semakin diteguhkan dalam menghayati spiritualitas tugas studi, membangun komitmen sebagai Bruder Studi, serta mampu mengelola waktu secara bijaksana antara tuntutan akademik, kehidupan rohani, kehidupan komunitas, dan persiapan perutusan di masa mendatang.